Laguboti, 26 Juli 2026 — Institut Teknologi Del (IT Del) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi putra-putri dari daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) di Indonesia melalui Program Kelas Tolikara. Sebanyak 30 calon mahasiswa asal Kabupaten Tolikara, Provinsi Papua Pegunungan, tiba di Kampus Institut Teknologi Del dan secara resmi diterima oleh Rektor IT Del, Prof. Dr. Arnaldo Marulitua Sinaga, S.T., M.InfoTech, di Auditorium Institut Teknologi Del.
Kegiatan penyambutan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Rektor III Bidang Kemitraan, Inovasi, dan Kewirausahaan IT Del. Kehadiran 30 calon mahasiswa ini menjadi bagian dari keberlanjutan kerja sama antara IT Del dan Pemerintah Kabupaten Tolikara dalam menghadirkan kesempatan pendidikan tinggi bagi generasi muda di Tanah Papua.
Kelas Tolikara merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial IT Del untuk menjangkau pendidikan hingga ke daerah 3T di Indonesia. Melalui program ini, putra-putri Kabupaten Tolikara mendapatkan kesempatan untuk menempuh pendidikan pada Program Studi Sarjana Terapan (D4) Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak, Fakultas Vokasi, Institut Teknologi Del.
Program Kelas Tolikara telah berjalan sejak tahun 2016 melalui kerja sama antara IT Del dan Pemerintah Kabupaten Tolikara. Hingga saat ini, program tersebut telah menghasilkan dua angkatan yang telah menyelesaikan pendidikan dan kembali mengabdi di Kabupaten Tolikara. Angkatan pertama tahun 2016 menempuh pendidikan pada Program Studi D3 Teknologi Informasi, sedangkan angkatan tahun 2020 menempuh pendidikan pada Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak.
Saat ini, terdapat dua angkatan mahasiswa Tolikara yang menempuh pendidikan pada jenjang Sarjana Terapan, yaitu angkatan 2023 dan angkatan 2026. Sebanyak 30 mahasiswa angkatan 2026 yang baru tiba di IT Del kini mengikuti berbagai kegiatan persiapan dan pembinaan yang difasilitasi oleh program studi bersama Biro Kemahasiswaan IT Del sebelum memulai proses pembelajaran.
Ketiga puluh mahasiswa tersebut merupakan putra-putri Kabupaten Tolikara yang berasal dari berbagai sekolah menengah atas di Papua dan wilayah sekitarnya, antara lain SMAN Karubaga, SMAS YPPGI Karubaga, SMAN Kanggime, SMA Negeri Tiomneri, SMKS Sidratul Munthaha Yapis Wamena, SMKS Yso Ninabua Wamena, SMAN 1 Sentani, SMAS YPPK Santo Thomas Wamena, SMAS Kristen Wamena, dan SMAN Bokondini. Dari keseluruhan mahasiswa tersebut, terdapat 24 mahasiswa laki-laki dan 6 mahasiswa perempuan.

Selama menempuh pendidikan selama empat tahun di IT Del, seluruh mahasiswa Kelas Tolikara mendapatkan pembiayaan penuh dari Pemerintah Kabupaten Tolikara. Dukungan tersebut mencakup biaya pendidikan, asrama dan makan, penyediaan laptop, serta kebutuhan lainnya hingga mahasiswa menyelesaikan pendidikan.
Program ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan akses pendidikan tinggi, tetapi juga diarahkan untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang nantinya dapat kembali memberikan kontribusi bagi pembangunan Kabupaten Tolikara. Setelah menyelesaikan pendidikan, para mahasiswa ditargetkan untuk mengabdi di kampung halaman melalui berbagai profesi sesuai dengan kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan di IT Del.
Keberlanjutan program ini juga terlihat dari kontribusi para alumni Kelas Tolikara yang telah menyelesaikan pendidikan di IT Del. Para alumni telah menduduki berbagai posisi strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tolikara sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) serta turut terlibat dalam proses perekrutan dan pembinaan mahasiswa Tolikara yang masih aktif menempuh pendidikan di IT Del.
Lebih dari sekadar menghadirkan kesempatan memperoleh pendidikan tinggi, kerja sama antara IT Del dan Pemerintah Kabupaten Tolikara menjadi bagian dari implementasi nilai-nilai MarTuhan, Marroha, Marbisuk yang diyakini oleh IT Del. Melalui proses pendidikan dan pembinaan selama berada di kampus, mahasiswa diharapkan tidak hanya memiliki kompetensi akademik dan profesional, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, bertanggung jawab, disiplin, serta mampu memberikan manfaat bagi sesama.
Penerimaan 30 calon mahasiswa baru asal Tolikara ini menjadi bagian dari perjalanan panjang Kelas Tolikara dalam membangun sumber daya manusia Papua melalui pendidikan. Dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Tolikara dan pembinaan yang diberikan IT Del, para mahasiswa diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, menyelesaikan pendidikan dengan penuh tanggung jawab, serta kembali ke tanah kelahiran untuk berkarya dan berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Tolikara.




