WhatsApp Image 2026-07-02 at 15.53.33 (1)

Institut Teknologi Del (IT Del) terus memperluas jejaring kolaborasi internasionalnya demi mendorong inovasi ilmiah di tanah air. Pada tanggal 27 Juni 2026, IT Del secara resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan perusahaan agrikultur asal Tiongkok, Shandong Jingxin Agricultural Development Group Co., Ltd. (SJADG). Penandatanganan nota kesepahaman ini dilakukan langsung oleh Rektor IT Del, Prof. Dr. Arnaldo Marulitua Sinaga, S.T., M.InfoTech., dan Chairman SJADG, Yang Jianqiang. Kerja sama ini menandai babak baru kemitraan strategis dalam bidang sains, teknologi, dan pertanian demi mewujudkan inovasi yang berkelanjutan.

WhatsApp Image 2026-07-02 at 15.53.33
Kedua institusi sepakat untuk memperkuat proses asesmen serta penerapan teknologi di bidang agroindustri, ilmu pangan (food science), dan rekayasa bioproses (bioprocess engineering). Kemitraan yang dijadwalkan berlangsung selama 3 (tiga) tahun ini akan diimplementasikan melalui berbagai program komprehensif, meliputi:
• Pelaksanaan riset bersama (joint research) untuk pengembangan benih komoditas unggul seperti bawang putih, cabai, jagung manis, bawang bombai, mentimun, dan tomat.
• Pengembangan laboratorium bersama (joint laboratory) untuk memfasilitasi penelitian modern.
• Program transfer teknologi serta pertukaran informasi ilmiah dan tenaga ahli secara berkala.
• Penyelenggaraan lokakarya (workshop) dan seminar ilmiah bersama.

Sebagai poin penting dalam aspek legalitas dan kedaulatan riset, seluruh hak kekayaan intelektual (IP) yang dihasilkan dari aktivitas kemitraan ini diwajibkan untuk terdaftar secara resmi di Indonesia.

WhatsApp Image 2026-07-02 at 15.53.11 (1)
Dalam sambutannya, Rektor IT Del, Prof. Arnaldo Marulitua Sinaga, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas sambutan hangat dari pihak SJADG selama kunjungan delegasi kampus. Kunjungan langsung tersebut memberikan kesempatan berharga bagi IT Del untuk mengamati ekosistem industri bawang putih terintegrasi milik SJADG, mulai dari riset benih, produksi pupuk, pergudangan, hingga strategi pemasaran. Pengalaman ini memperkuat keyakinan bahwa kolaborasi sains dan industri adalah kunci utama masa depan pertanian berkelanjutan.

Prof. Arnaldo menegaskan komitmen penuh IT Del dalam mendukung agenda ketahanan pangan nasional, khususnya pada riset benih bawang putih. Sebagai langkah konkret awal dari implementasi kerja sama ini, IT Del akan menggerakkan Fakultas Bioteknologi serta Taman Sains dan Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) untuk memimpin riset kolaboratif tersebut.

“Guna mendukung penuh inisiatif strategis ini, Institut Teknologi Del telah membagikan data profil lahan awal dan siap menyediakan lahan penelitian seluas kurang lebih dua hektar. Lahan ini nantinya akan dilengkapi dengan fasilitas ilmiah yang memadai, keahlian teknis dari para peneliti kita, serta dukungan institusional penuh agar mampu memproduksi varietas benih bawang putih unggul yang adaptif dan produktif bagi pertanian Indonesia.” — Prof. Dr. Arnaldo Marulitua Sinaga, S.T., M.InfoTech.

WhatsApp Image 2026-07-02 at 15.53.11
Keberhasilan inisiasi kerja sama internasional ini tidak lepas dari sinergi kuat antara akademisi, industri, yayasan, dan jajaran pemerintahan. Upacara penandatanganan ini disaksikan oleh jajaran kehormatan dari kedua negara. Dari pihak Tiongkok, hadir Sekretaris Wang dari Biro Perdagangan Wilayah Jinxiang, Sekretaris Li dari Kota Huayu, serta Direktur Xu dari Biro Perdagangan.

Sementara dari pihak Indonesia, acara ini dihadiri oleh Dr. Van Basten (Penasihat Senior Menteri Pertanian Republik Indonesia), Bapak Franc Bernhard Tumanggor (Bupati Pakpak Bharat), Bapak Vandiko Timotius Gultom (Bupati Samosir), dan Bapak Oloan Paniaran Nababan (Wakil Bupati Humbang Hasundutan).
Apresiasi khusus juga disampaikan oleh Rektor IT Del kepada Yayasan Satriabudi Dharma Setia (YSDS), terutama kepada Ibu Erlina Victoria Feriani Ratu selaku pendiri yayasan. Dukungan berkelanjutan dari YSDS dinilai menjadi katalisator penting yang mempercepat terwujudnya kemitraan strategis bilateral antara Indonesia dan Tiongkok ini.

WhatsApp Image 2026-07-02 at 15.53.10
Ke depan, IT Del berharap kemitraan ini dapat terus berkembang melampaui riset benih, merambah ke penguatan kapasitas SDM, inovasi bioteknologi yang lebih luas, serta pertukaran mahasiswa aktif yang mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan pedesaan serta stabilitas pangan Nasional.