Menteri Ketenagakerjaan Dr. Dra. Hj. Ida Fauziyah, M.Si. Melakukan kunjungan kerja sekaligus menyaksikan Penandatanganan Kesepahaman Bersama antara Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) dengan Institut Teknologi Del dan Penandatangaan Perjanjian Kerja Bersama antara Ditjen Binapenta & PKK Kemnaker RI dengan PT. Toba Tenun Sejahtera, di Auditorium Institut Teknologi Del Laguboti, pada hari Kamis (28/1/2021).

Menaker Ida Fauzyah bersama rombongan tiba di IT Del pukul 12.15 Wib, disambut oleh Ibu Devi Luhut Binsar Panjaitan Br Simatupang, Rektor IT Del, Prof.Ir. Togar M. Simatupang, M.Tech., Ph.D., Bupati Toba, Darwin Siagian, Kadis Koperindag Tua Pangaribuan, Sekda Samosir, Jabiat Sagala. Ibu Ida Fauzyah dibawa tour campus dan memperoleh penjelasan singkat terkait IT Del hingga perkembangannya menjadi seperti saat ini.

Pada acara ini, Rektor IT Del menyampaikan bahwa IT Del adalah institut teknologi yang turut membangun sumber daya manusia terutama sumber daya manusia yang cakap dalam penguasaan teknologi informatika, bioteknologi, dan teknologi industri. IT Del siap untuk turut mengembangkan potensi sumber daya manusia bekerja sama dengan BBPLK dan juga mengembangkan talenta digital untuk kegiatan pariwisata.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia, Bapak Luhut Binsar Panjaitan, dalam sambutannya seara virtual, menyampaikan kerjasama antara Kemnaker dengan Institut Teknologi Del dalam mengembangkan teknologi wisata berbasis digital merupakan langkah yang sangat tepat di era digital saat ini. Menurut Beliau, pendampingan dan pelatihan yang dilakukan bersama sama menjadi langkah yang tepat kepada masyarakat khususnya di daerah danau toba dan Sumatera Utara umumnya, agar bisa aktif berkontribusi bersama membangun Danau Toba sebagai destinasi pariwisata super prioritas.

Menaker Ibu Ida Fauziyah mengatakan nota kesepakatan ini merupakan bagian dari dua program besar Kemnaker untuk pemulihan di sektor pariwisata guna peningkatan keterampilan Sumber daya Manusia dan perluasan kesempatan kerja di kawasan pariwisata Danau Toba. Ibu Ida menyampaikan untuk tahun 2021, Kemnaker menargetkan akan melatih dan melakukan sertifikasi kepada 500 ribu tenaga kerja di sektor pariwisata untuk 5 destinasi wisata premium, diantaranya yakni, Danau Toba, Mandalika, Labuan Bajo, Borobudur dan Likupang. Keberadaan Institut Teknologi Del menjadi sangat vital, karena Del mempersiapkan lulusan-lulusan yang siap bertarung di pasar tenaga kerja yang menuntut penguasaan teknologi digital secara mumpuni. Apalagi dalam masa pandemi covid-19 ini, sektor pariwisata di Indonesia merupakan sektor yang paling terdampak. Sehingga menyebabkan 1,5 juta pekerja nyaris terpangkas pendapatannya. Oleh karena itu, dengan adanya kerjasama ini diharapkan bisa meningkatkan kompetensi SDM di Toba.

Menaker optimis kerjasama dengan Institut Teknologi bisa melahirkan SDM yang berkompetensi tinggi, sehingga mampu meningkatkan pariwisata di danau Toba.